Berita dan Pengumuman
PUSPENKOM UIN Mahmud Yunus Batusangkar Dipercaya Menyelenggarakan Uji Kompetensi ASN di Kota Solok.
Solok, 20 Desember 2024 – Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat pelaksana di Kota Solok mengikuti kegiatan uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Pusat Penilaian Kompetensi Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (PUSPENKOM LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan pemetaan terhadap potensi serta kompetensi para ASN, sehingga dapat mendukung pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efisien dan efektif di lingkungan pemerintahan.
Acara yang berlangsung selama 2 hari di gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solok ini mendapat dukungan penuh dari pihak Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Dr. Wahidah Fitriani, S. Psi., MA, yang menjabat sebagai Lead Assessor dari PUSPENKOM, menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASN, guna memperkuat kinerja pemerintahan.
“Kami merasa sangat terhormat dapat berperan sebagai mitra strategis dalam pengembangan kompetensi ASN. Dengan pemetaan kompetensi yang tepat, diharapkan pemerintah daerah dapat mengelola sumber daya manusia secara lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujar Dr. Wahidah.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Solok, Bapak Bitel, SH, MM, juga memberikan sambutan positif terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa pemetaan kompetensi merupakan langkah yang sangat penting dalam memastikan ASN memiliki kemampuan yang sesuai untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka sesuai dengan tuntutan organisasi.
“Kami sangat menghargai kerja sama yang terjalin dengan PUSPENKOM LPPM UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam pelaksanaan uji kompetensi ini. Kami berharap hasil dari uji kompetensi ini akan menjadi acuan yang valid dalam penempatan ASN yang tepat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal,” ungkap Bitel.
Proses uji kompetensi ini terdiri dari berbagai tahapan yang komprehensif, termasuk psikotes, Leaderless Group Discussion, dan wawancara mendalam. Tujuan dari tahapan tersebut adalah untuk menggali berbagai aspek kompetensi peserta, baik yang bersifat teknis, manajerial, maupun sosial kultural. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Solok.
Dengan dilaksanakannya uji kompetensi ini, diharapkan hasil pemetaan kompetensi ASN dapat dijadikan dasar yang kuat bagi pemerintah Kota Solok dalam mengambil keputusan strategis di bidang kepegawaian, guna mewujudkan pengelolaan SDM yang lebih baik dan mendukung kinerja pemerintah yang lebih efisien.